8 Unsur Seni Musik dan Penjelasanya

Musik merupakan salah satu jenis kesenian yang masih eksis dan tidak pernah hilang seiring perkembagan zaman.

Justru musik semakin bervariasi dengan genre yang beragam serta alat musik yang bervariasi. Dalam sebuah musik terdapat 8 unsur seni musik yang harus diperhatikan untuk menghasilkan irama yang menarik dan indah.

Menjadi penikmat musik harus mengetahui bagaimana musik tersebut dibuat. Dengan begitu setiap nada yang dihasilkan dapat memberikan kesan yang mendalam. Unsur dalam musik sangat penting untuk menciptakan sebuah musik yang enak untuk didengar oleh banyak orang.

Beirkut 8 unsur seni musik beserta definisinya.

1. Melodi

Unsur yang pertama adalah melodi yaitu rangkaian nada dengan interval dan urutan tertentu. Melodi mempunyai nada tinggi dan rendah yang diurutkan secara real dan logis untuk menghasilkan irama tertentu. Timbre dalam melodi dikenal juga dengan warna suara yang dilambangkan not dengan huruf alfabet.

Huruf tersebut dari A hingga G yang dirangkai untuk menghasilkan tumbre yang sesuai. Sedangkan tone merupakan warna suara yang dihasilkan dari alat musik yang beragam. Durasi merupakan interval waktu yang dibutuhkan not saat berubah menjadi melodi.

Dengan kombinasi ketiga unsur melodi tersebut dapat menghasilkan melodi yang indah dan harmonis sesuai dengan genre lagu yang ada. Melodi yang baik terdapat suara yang sesuai dengan interval alat musik yang dimainkan. Melodi tersebut tidak terlalu tinggi maupun rendah atau sesuai dengan lagu tersebut.

Lihat juga: Unsur Seni Tari

2. Irama

Unsur seni musik yang sangat penting lainnya adalah irama atau ritme. Irama merupakan acuan ketukan dalam sebuah musik. Irama dapat menjadi acuan pergantian nada antara nada tinggi dan nada rendah. Termasuk panjang pendeknya nada serta keras atau lembutnya bunyi dalam rangkaian musik. Irama juga berhubungan dengan pengulangan bunyi atau nada dalam musik yang dihasilkan.

Irama yang baik dan harmonis dapat membuat pendengar hanyut dalam musik tersebut. Pendengar juga akan ikut bernyanyi dan menari sesuai dengan ketukan musik tersebut. Sehingga membuat musik atau lagu tersebut dapat diterima oleh masyarakat luas untuk didengarkan.

Irama dalam lagu atau musik dapat memberika  kesan tersendiri akan isi lagu tersebut. Pendengar bisa merasakan sedih jika irama lagu melow atau sedih dan pendengar bisa ikut menggerakan kaki atau kepalanya jika lagu tersebut energik.

3. Birama

Selain ada irama, terdapat juga birama yang menjadi bagian pentinh dalam sebuah musik. Birama merupakan ketukan yang muncul berulang kali secara teratur dalam interval waktu yang sama. Jika ada birama ¾ maka terdapat 3 ketukan dengan nilai masing-masing ketukan ¼.

Untuk membatas antar birama tersebut menggunakan tanda yang dikenal dengan Penyebut atau “/”. Tanda tersebut adalah nilai nads yang ada dalam satu ketukan. Sehingga setiap ketukan dapat diketahui dengan baik dan tepat saat membuat melodi untuk lagu.

Birama mempunyai dua jenis yaitu birama tenair dan birama banair. Kedua birama tersebut dibedakan atas bilangan yang digunakan dalam ketukan. Untuk birama tenair tanda penyebutnya menggunakan bilangan ganjil. Sedangkan untuk birama banair menggunakan tanda penyebut bilangan genap.

4. Harmoni

Unsur seni musik yang tidak kalah penting adalah harmoni. Harmoni merupakan kumpulan nada atau bunyi yang selaras dan indah. Saat nada dimainkan secara bersamaan akan menghasilkan suara atau nada yang enak didengar dan selaras. Sehingga dapat menunjang musik secara keseluruhannya.

Harmoni mempunyai dua elemen yaitu akor san interval. Akor merupakan pengiring melodi yang harus ada dalam sebuah musik. Jika tidak ada akor, musik akan terasa hampa dan tidak harmonis karena tidak lengkap. Sedangkan interval merupakan rangkaian tiga nada yang dimainkan secara bersamaan untuk menciptakan nada yang harmonis.

Setiap lagu yang diiringi dengan alat musik harus mempunyai harmoni yang baik. Sehingga lagu tersebut enak didengar dan membuat suasana menjadi nyaman. Hal tersebut karena terdapat harmoni yang selaras antara nada, melodi dan suara yang diberikan.

5. Tempo

Dalam sebuah musik harus ada tempo yang tepat dan sesua ketukan. Tempo merupakan ukuran kecepatan sebuah lagu atau musik. Jika lagu tersebut cepat atau ngebeat maka tempo yang dimainkan juga cepat atau besar,  begitu juga sebaliknya.

Tempo mempunyai delapan jenis yang dibedakan sesuai dengan kecepatan nada. Diantaranya tempo lambat sekali atau Largo, tempo lambat atau Lento, tempo lambat atau Adagio, tempo sedang atau Andante, tempo sedang sedikit lambat atau Moderato, tempo cepat atau Allegro, tempo lebih cepat atau Vivace dan tempo cepat sekali atau Presto.

Tempo menjadi unsur seni musik paling penting yang harus diperhatikan dalam membuat musik. Karena dengan tempo tersebut dapat menyesuaikan kecepatan musik dengan suara yang diberikan. Kecepatan tempo tersebut dapat menjadi pembeda musik sesuai dengan genre yang ditentukan.

Musik yang baik mempunyai tempo yang sesuai antara musik dengan lagu yang dibawakan. Jika lagu dan musik saling beradu cepat maka tempo musik belum sesuai dan tidak bisa menjadi musik yang indah. Ukuran tempo dikenal dengan beat yang merupakan jumlab ketukan dalam durasi satu menit.

6. Tangga Nada

Dalam sebuah musik atau lagu yang indah tidak lepas dari unsur seni musik yang satu ini. Tangga nada merupakan kumpulan nada atau bunyi yang disusun seperti tangga. Susunan nada tersebut saling bertingkaylt mulai dari nada dasar hingga nada oktaf. Sehingga menciptakan alunan musik yang enak didengar.

Nada oktaf sendiri merupakan nada do, re, mi, fa, so, la, si dan do. Nada oktaf tersebut harus dikuasai dengan baik termasuk untuk alat musik yang dimainkan dan suara yang dimasukan dalam musik tersebut. Setiap penyanyi harus mengetui akan nada oktaf tersebut untuk bisa masuk ke dalam musik tersebut.

Tangga nada mempunyai dua jenis yaitu pentatonis dan diatonis. Dimana tangga nada pentatonis merupakan nada yang susunanya terdiri dari 5 nada dengan interval jarak tertentu. Jika terdapat 7 nada yang intervalnya 1 atau setengah dikenal dengan tangga nada diatonis.

7. Dinamika

Dinamika dapat membuat pendengar merasa nyaman untuk mendengarkan musik tersebut. Karena pendengar dapat meresapi emosi da makna yang terkandung dalam setiap alunan lagu yang dihasilkan. Sehingga dapat menciptakan musik yang indah dan harmonis.

Dinamika merupakan tanda untuk memainkan nada dan menunjukan perasaan. Dengan dinamika tersebut dapat menyampaikan emosi dalam komposisi musik tersebut. Baik untuk volume nyaring atau lembut maupun volume keras. Komposisi tersebut diantaranya riang, datar, agresif, sedih dan sebagainya.

8. Timbre

Timbre merupakan warna nada atau bunyi dalam sebuah musik atau lagu. Timbre tersebut dapat mempengaruhi kualitas musik yang dihasilkan. Musik yang baik sangat ditentukan dari timbre yang disusun rapi serta sumber bunyinya.

Timbre yang dihasilkan dari alat musik dapat menghasilkan nada yang selaras dan berbeda. Dengan adanya timbre tersebut mampu memberikan warna yang berbeda sesuai dengan alat musik yang digunakan. Dengan kombinasi unsur yang baik mampu menciptakan musik yang sangat indah.

Musik mampu menghidupkan suasana dan semangat seseorang. Bahkan sudah menjadi kebiasaan untuk mendengarkan musik saat melakukan aktivitas sehari-hari. Dalam membentuk sebuah irama musik yang indah dibutuhkan unsur seni musik yang lengkap dan permainan alat musik yang harmonis dan beragam.

Leave a Comment