Faktor Produksi Modal

Dalam sebuah kegiatan produksi pasti terdapat faktor-faktor yang memengaruhinya, sehingga produksi dapat berjalan dengan baik dan lancar sesuai rencana.

Di antara banyaknya faktor yang memengaruhi tersebut, terdapat sebuah faktor yang disebut dengan faktor produksi modal. Faktor tersebut harus ada dalam suatu kegiatan bisnis, mengingat modal merupakan fondasi membangun bisnis.

Modal yang cukup menjadi salah satu keberhasilan suatu kegiatan produksi. Adapun yang dimaksud dengan modal bisa berupa uang, alat-alat produksi, informasi, dan yang lainnya. Berikut merupakan pembahasan lengkap mengenai faktor tersebut.

Pengertian Produksi Modal

Faktor produksi berupa modal atau yang disebut sebagai Capital Resources merupakan segala sesuatu yang berguna untuk menghasilkan barang dan/atau jasa. Modal dapat berwujud uang, teknologi, tanah, dan yang lainnya.

Menurut ilmu ekonomi, yang termasuk ke dalam bentuk modal adalah semua barang yang digunakan dalam proses produksi barang-barang lain.

Modal menjadi sangat penting dalam kegiatan produksi, mengingat modal adalah fondasi awal dalam berlangsungnya proses tersebut. Oleh karena itu, modal menjadi salah satu faktor yang ada di dalam kegiatan produksi.

Baca juga: Sistem Produksi

Jenis-Jenis Modal

Ternyata, modal juga memiliki jenis-jenisnya sendiri, bukan hanya berbentuk uang saja. Adapun jenis-jenis modal yang dimaksud adalah sebagai berikut.

Modal Menurut Sumbernya

Modal Sendiri

Yang dimaksud dengan modal sendiri adalah segala modal yang bersumber dari kekayaan pribadi atau investasi perseorangan maupun pemilik perusahaan. Contoh modal jenis ini adalah gedung pemilik perusahaan, kendaraan pribadi, saham pemilik, laba yang diinvestasikan lagi, dan lain sebagainya.

Modal Asing atau Pinjaman

Seperti namanya, modal asing atau pinjaman merupakan modal yang didapatkan dari pihak lain dan biasanya berbentuk pinjaman. Contoh modal asing atau pinjaman adalah gaji yang belum dibayarkan, utang dagang, utang jangka panjang, dan lain sebagainya.

Modal Menurut Pemiliknya

Modal Perseorangan

Modal perseorangan adalah modal yang dimiliki oleh perseorangan, seperti kendaraan, gedung, mesin, dan lain sebagainya.

Modal Masyarakat

Modal jenis ini merupakan modal yang dimiliki oleh lebih dari satu orang atau orang banyak yang digunakan untuk kepentingan banyak orang. Contohnya adalah sarana umum, jalan raya, jembatan, dan lain sebagainya.

Modal Menurut Wujudnya

Modal Konkret

Adapun yang dimaksud dengan modal konkret adalah seluruh modal yang dapat dilihat dengan mata manusia atau jelas wujudnya. Contoh modal konkret adalah gedung, peralatan, dan mesin.

Modal Abstrak

Kebalikan dari modal konkret, modal abstrak merupakan modal yang tidak dapat dilihat dengan mata tetapi bisa dirasakan keberadaannya. Contoh modal abstrak adalah keahlian karyawan, nama baik perusahaan, serta hak cipta.

Modal Menurut Sifatnya

Modal Tetap

Modal tetap atau fixed capital merupakan modal yang bisa digunakan dalam jangka waktu yang panjang untuk kegiatan produksi atau beberapa kali kegiatan produksi. Contoh modal ini adalah mesin, komputer, tanah, gedung, dan yang lainnya.

Modal Lancar

Modal lancar atau variable capital merupakan modal yang dalam sekali pakai atau sekali produksi bisa habis atau kosong. Contoh variable capital ini adalah bahan bakar, bahan baku atau bahan mentah, dan sebagainya.

Baca juga: Produksi Terus Menerus

Pasar Faktor Produksi Modal

Yang disebut dengan pasar produksi modal yakni tempat berlangsungnya kegiatan penawaran terhadap barang-barang modal yang ditujukan untuk kepentingan proses produksi. Barang modal yang ditawarkan di tempat ini bukan hanya berupa mesin dan bahan mentah saja, melainkan modal uang yang berperan dalam proses produksi nantinya.

Modal berupa uang tersebut dapat diperoleh dengan tabungan pribadi maupun pinjaman yang kemudian diinvestasikan. Investasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan permintaan serta penawaran modal.

Permintaan dan Penawaran Modal

Permintaan Modal

Timbulnya permintaan modal disebabkan adanya keinginan sebagian masyarakat untuk melakukan investasi atau melakukan penanaman modal maupun pembelian saham terhadap suatu badan usaha. Permintaan terhadap uang atau dana akan muncul dari keinginan tersebut.

Penawaran Modal

Penawaran modal hampir mirip dengan permintaan modal, bedanya adalah dalam penawaran modal masyarakat memiliki tabungan atau ketersediaan dana yang ditawarkan kepada pemilik usaha. Modal yang ditawarkan tersebut dapat digunakan sebagai faktor penunjang keberlangsungan proses produksi.

Pasar Modal

Pasar modal atau capital market merupakan tempat bertemunya para penawar modal (lender) dengan para peminjam modal (borrower) melalui bursa atau memiliki sifat dana yang berlangsung dalam jangka panjang. Dengan pengertian lain, pasar modal bisa diartikan sebagai pasar yang digunakan untuk perdagangan dana dalam waktu yang panjang berbentuk obligasi atau saham.

Dana-dana tersebut ditawarkan dalam bentuk surat-surat berharga (efek) atau sekuritas yang memiliki tenggang waktu hingga satu tahun lamanya. Pasar modal tersebut dalam kehidupan sehari-hari disebut juga dengan bursa efek.

Manfaat Pasar Modal

Adanya pasar modal tentu memiliki fungsi dan manfaatnya tersendiri, yakni sebagai berikut:

  1. Memudahkan para pengusaha yang tidak memiliki atau kekurangan modal untuk memperoleh modal yang tidak mengikat serta sifatnya sehat.
  2. Melancarkan proses perluasan produksi yang sedang dilakukan oleh suatu perusahaan.
  3. Membantu publikasi perusahaan dengan meminimalisir biaya pengeluaran secara terus menerus.
  4. Memberi kesempatan perusahaan atau masyarakat yang memiliki modal lebih untuk memanfaatkan dananya (investasi) dalam kegiatan produksi yang produktif sehingga pengangguran dana tidak terjadi.
  5. Membantu pemerintah dalam rangka pembangunan nasional dengan cara menghimpun dan mengerahkan dana masyarakat yang berlebih dan menganggur.
  6. Menyediakan sumber dana secara alternatif dalam jangka waktu yang lama.
  7. Menguatkan struktur permodalan suatu perusahaan.
  8. Memungkinkan terjadinya penyebaran kepemilikan.
  9. Meningkatkan nama baik atau citra yang dimiliki oleh suatu perusahaan atau badan usaha.
  10. Mendorong terjadinya pengelolaan yang bersifat terbuka serta lebih profesional.

Contoh Pasar Modal

Sebuah perusahaan berbentuk badan hukum Perseroan Terbatas (PT) yang hendak mencari dana tambahan dalam rangka mengekspansi usahanya maka bisa mencari dana melalui beberapa cara, antara lain:

  1. Melakukan pinjaman ke bank dengan tipe pinjaman jangka pendek, yakni melalui pasar dana atau pasar uang.
  2. Melakukan penerbitan obligasi atau bonds yang berupa utang jangka panjang maupun melakukan penerbitan saham atau stock.

Modal pinjaman yang telah digunakan tersebut kemudian akan memperoleh hasil yang disebut dengan tingkat pengembalian modal (rate of return of capital) atau istilahnya bunga modal. Bunga modal tersebut biasanya dinyatakan dengan bentuk persentase per tahun atau bisa disebut dengan tingkat suku bunga.

Bunga modal merupakan suatu bentuk balas jasa kepada pemilik modal karena telah andil dalam investasi uang. Setiap investasi yang dilakukan memiliki pengembalian modal yang berbeda-beda, oleh karenanya seorang pengusaha harus memahami kapan dan bagaimana ia harus melakukan investasi yang tepat. Investasi yang didahulukan bisa berupa investasi dengan pengembalian modal yang tinggi.

Kesimpulan

Apa saja faktor produksi modal?

Para ahli ekonomi menyebut modal sebagai aset, peralatan pabrik (palu, traktor, komputer, kendaraan) atau perlengkapan lain yang mendorong adanya peningkatan pada produktivitas kerja.

Modal dalam ekonomi adalah modal keuangan meliputi hutang dan ekuitas dengan tujuan mengembangkan perusahaan.

Artinya, dengan meningkatkan peralatan modal, akan meningkatkan hasil produksi, sehingga akan juga meningkatkan standar hidup.

Apa saja peran ekonomi modal?

Modal adalah sesuatu yang dibuat dan digunakan untuk mencapai tujuan manusia.

Contohnya, seorang nelayan sebelum pergi berlayar, harus menggunakan tenaganya untuk membuat jaring, atau kapal. Inilah modal yang harus dimiliki oleh nelayan untuk menangkap ikan. Dengan meningkatnya barang modal, maka hasil produktivitas akan semakin banyak.

Barang modal adalah pondasi peradaban manusia. Barang modal sering disebut sebagai alat produksi karena modal bisa menghasilkan barang yang bisa memberikan nilai ekonomis.

Apa perbedaan barang dengan uang?

Banyak orang yang tidak sadar, apa sebenarnya tujuan dari orang bekerja atau melakukan kegiatan ekonomi?

Tujuan utama dari melakukan kegiatan ekonomi, bekerja, berdagang, adalah mendapatkan barang bukan uang.

Dengan barang modal, orang dapat melakukan pekerjaan lebih cepat dan mudah seperti menggunakan komputer dan mesin, orang bisa bepergian dengan cepat menggunakan kendaraan.

Sedangkan uang adalah alat yang digunakan untuk membeli barang modal tersebut.

Itu artinya uang hanyalah alat atau fasilitas, bisa diganti dengan barang berharga lain, seperti bahan pokok, atau perhiasan.

Mengingat teori faktor produksi modal merupakan teori yang penting, maka para pengusaha haruslah menguasainya agar tidak salah langkah dalam melakukan investasi. Bagi para pemilik perusahaan, produksi modal merupakan hal yang penting demi menunjang keberlangsungan proses produksi yang dilakukan.

Leave a Comment