10 Contoh Tenaga Kerja

Persaingan dunia kerja dari waktu ke waktu memang semakin ketat. Hal ini tidak bisa dihindari mengingat tenaga kerja yang terus membludak setiap tahunnya.

Jika Anda memiliki keterampilan khusus yang menjadi skill pembeda, tentunya hal ini menjadi suatu kelebihan. Apa saja contoh tenaga kerja yang terampil dan ahli di bidangnya?

Suatu perusahaan tidak hanya mempertimbangkan gelar yang tinggi. Beberapa perusahaan justru lebih mementingkan skill sebagai modal dasar dibanding selembar ijazah. Jadi, keterampilan yang mumpuni memang dapat membuat seseorang dapat bertahan hidup.

Daftar Contoh Tenaga Kerja dengan Keterampilannya

Suatu skill atau keterampilan umumnya diperoleh melalui proses pembelajaran dan pengalaman. Untuk mendapatkan keterampilan, seseorang tidak harus selalu berada di pendidikan formal.

Berikut beberapa tenaga kerja dengan keahlian di berbagai bidang dan paling mudah ditemui di lingkungan.

1. Teknisi

Teknisi merupakan suatu profesi yang sangat membutuhkan keterampilan khusus. Misalnya seorang teknisi listrik, tentunya harus memiliki pengetahuan dan kemampuan yang handal di bidang kelistrikan. Keterampilan ini banyak didapatkan dari pengalaman memperbaiki listrik di banyak tempat.

Selain itu, praktik yang dilakukan kebanyakan merupakan hal yang sama berulang kali. Seorang teknisi handal jarang menemui hambatan karena sudah banyak memiliki pengalaman. Teknisi profesional tidak membutuhkan waktu yang lama untuk menyelesaikan pekerjaan teknis yang sudah berulang kali dilakukan.

Baca juga: 15 Contoh Tenaga Kerja Terdidik

2. Pengrajin

Tidak hanya keterampilan, seorang pengrajin juga membutuhkan daya kreativitas yang tinggi. Menciptakan karya yang unik dan orisinil tentunya memerlukan imajinasi. Sama seperti contoh tenaga kerja lainnya, menjadi seorang pengrajin juga tidak didapat secara instan. Melainkan perlu melewati berbagai proses latihan berulang.

Dengan demikian, kerajinan tangan yang dibuat dapat menarik perhatian banyak orang. Terutama bagi yang menyukai sesuatu bernilai seni untuk dijadikan pajangan maupun karya seni terapan.

3. Sopir

Seorang sopir atau driver memiliki keterampilan mumpuni dalam mengendarai kendaraan mobil. Seperti yang telah diketahui, mobil menjadi kendaraan pilihan utama bagi masyarakat Indonesia. Baik untuk keperluan pribadi maupun sebagai kebutuhan transportasi bisnis.

Jika memiliki kemampuan mengendarai mobil dengan handal, Anda bisa mendapatkan pekerjaan sebagai seorang driver. Misalnya sopir elf, sopir bus, sopir truk, sopir taksi, dan lain-lain. Jika ingin mendapatkan pekerjaan sebagai sopir, tentunya kemampuan mengemudi harus diutamakan.

Tidak hanya asal dapat mengemudi, melainkan juga pengetahuan mumpuni mengenai peraturan lalu lintas. Hal ini perlu dipenuhi agar penumpang maupun muatan yang dibawa lebih aman sampai ke tujuan. Oleh karena itu, profesi sopir tidak bisa dianggap remeh. Banyak tanggung jawab yang perlu dilakukan ketika melintas di jalan raya.

Baca juga: Jenis-Jenis Tenaga Kerja

4. Montir

Profesi satu ini cukup mudah ditemui di sekitar lingkungan. Seorang montir bekerja di sebuah bengkel untuk memperbaiki motor maupun mobil. Kemampuan memperbaiki mesin dan bagian-bagiannya sangat diperlukan untuk pekerjaan ini.

Keahlian ini tidak didapat secara instan, melainkan melalui praktek dan latihan memperbaiki mesin yang berkesinambungan. Pekerjaan sebagai montir sangat dekat dengan keseharian dan masih banyak dibutuhkan. Terlebih ketika kendaraan tiba-tiba mogok di jalanan, tentunya peran montir di bengkel sangat dibutuhkan saat itu.

5. Penjahit

Contoh tenaga kerja yang mudah ditemui selanjutnya adalah penjahit. Seorang penjahit memiliki kemampuan di memperbaiki dan membuat pakaian jadi. Tentunya, keahlian ini tidak dikuasai begitu saja. Melainkan perlu melalui proses pembelajaran dan praktek dalam waktu yang relatif panjang.

Seseorang baru bisa membuka jasa sebagai penjahit ketika ia telah menghabiskan waktu kursus kurang lebih selama 1-2 tahun. Semakin sering Anda mengasah kemampuan menjahit, peluang mendalami profesi ini pun semakin besar. Anda bisa memilih berbagai jenis model pakaian untuk meningkatkan skill menjahit.

Profesi ini tentunya masih banyak dicari, baik di kampung maupun di lingkungan kota. Terutama ketika memasuki hari raya, acara pernikahan, acara keluarga, wisuda, dan lain-lain. Semakin bervariasi teknik menjahit yang dikuasai, tentunya kesempatan mendapat penghasilan lebih besar terbuka lebar.

6. Koki

Koki atau juru masak merupakan salah satu tenaga kerja terampil yang mudah ditemui. Jika Anda senang menikmati makanan di berbagai restoran, profesi ini mungkin sudah tidak asing lagi. Pekerjaan sebagai koki menuntut seseorang harus memiliki kemampuan memasak di berbagai hidangan yang menggugah selera.

Tak heran jika profesi ini menghasilkan uang yang tidak sedikit. Terlebih jika skill memasak yang dikuasai terbilang khusus dan tidak banyak dimiliki orang lain. Misalnya koki masakan internasional yang banyak diminati di restoran besar.

Selain perlu menempuh pendidikan memasak dengan tekun, seorang koki juga perlu banyak berlatih untuk menciptakan masakan lezat. Dengan demikian, kemampuannya pun semakin meningkat dan bisa mendapatkan predikat sebagai koki yang handal.

7. Tukang Salon

Jika Anda sering ke salon untuk melakukan berbagai perawatan, mungkin profesi ini sudah tidak asing lagi. Menjadi tukang salon diperlukan berbagai keterampilan perawatan tubuh dan rambut. Misalnya memotong rambut, facial, merias wajah, mewarnai rambut, dan lain-lain.

Untuk mendapatkan skill tersebut, tentunya diperlukan pelatihan dan kursus yang harus ditempuh. Dengan kemampuan yang mumpuni, tentunya pelanggan salon akan merasa puas atas hasil yang didapatkan.

Baca juga: Angkatan Kerja

8. Bartender

Bartender merupakan profesi yang biasa ditemui di sebuah cafe. Profesi ini biasanya dilakoni oleh laki-laki dengan skill meracik berbagai macam minuman. Pada dasarnya, pekerjaan yang dilakukan tidak terlalu berat dan mengandalkan fisik. Namun, seorang bartender dituntut memiliki keterampilan dan kegesitan ketika menyajikan pesanan.

Pengunjung akan memesan minuman yang nantinya akan diracik oleh seorang bartender dengan teknik khusus. Untuk menjadi seorang bartender, diperlukan latihan dan pengalaman yang cukup banyak sebelum terjun ke dunia kerja.

9. Desainer

Profesi ini sangat erat kaitannya dengan segala jenis fashion. Seorang desainer perlu memiliki kreativitas yang tinggi untuk mendesain pakaian atau lini fashion lainnya.

Keterampilan mendesain bisa didapatkan dari pendidikan formal maupun kursus. Selain itu, seseorang juga bisa mengasah bakat alami desain dengan belajar otodidak.

Seorang desainer profesional memperoleh bayaran yang cukup tinggi untuk setiap desain fashion yang dibuat. Oleh karena itu, penghasilan seorang desainer papan atas memang tidak perlu diragukan lagi.

10. Pramusaji

Jika Anda sering nongkrong kekinian di cafe atau restoran, profesi satu ini mungkin sudah familiar dilihat. Seorang pramusaji atau waiters bekerja dengan melayani pengunjung yang datang ke tempat mereka bekerja. Sebelum pesanan diproses, pramusaji akan mencatatnya terlebih dahulu.

Meski terkesan sederhana, profesi ini memerlukan keterampilan ketika mengantar pesanan kepada pengunjung. Oleh karena itu, tugas pramusaji juga perlu dilatih berulang-ulang agar menjadi ahli dan terbiasa dengan pekerjaannya.

Beberapa contoh tenaga kerja di atas tentunya cukup familiar ditemui di kehidupan sehari-hari. Seseorang dengan keterampilan khusus dan pengalaman cenderung lebih mudah mendapat pekerjaan yang diinginkan. Oleh karena itu, melatih skill yang dimiliki saat ini sangat penting untuk menghadapi dunia kerja yang semakin dinamis.

Leave a Comment